Jumat, 01 Juli 2011

Tips Perawatan Genset


Juli 2011
Yang Harus Dihindari agar genset tahan lama


Ada beberapa hal yang perlu anda hindari agar genset anda berumur panjang dan awet. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:



Pertama, periksa volume oli secara rutin karena kekurangan oli akan berakibat fatal bagi kesehatan genset anda, beberapa type genset sudah dilengkapi dengan alat pengukur / sensor oli yang secara otomatis akan memeberitahukan jika volume oli kurang. Lalu setelah pemakaian selama 500-1000 jam ada bagusnya oli diganti.


Kapastias tangki genset anda didesain untuk penggunaan kontinous maksimal jadi jangan isi tangki genset pada saat genset menyala, biarkan genset mati jika bahan bakar habis lalu isi kembali dalam keadaan genset mati, 
tunggu sekitar 15menit lalu nyalakan kembali.


Usahakan tidak memberikan beban tinggi langsung kepada genset, nyalakan alat elektronik yang membutuhkan enegri listrik dari yang terkecil lalu naik secara bertingkat. Memberikan beban yang langsung tinggi akan merusak AVR pada genset. Dan juga jangan menggunakan genset melebehi kapsitas beban genset.


Untuk genset yang menggunakan starter elektrik jangan lupa menyalakan untuk memanaskan aki agar aki tidak kosong dikarenakan terlalu lama tidak dinyalakan, yang dapat mengakibatkan starter elektrik tidak dapat dinyalakan.

Beberapa penyebab kenapa accu genset bisa sampai meledak

Berikut  beberapa penyebab kenapa accu atau aki pada genset bisa sampai meledak:

Kabel konektor pada pada accu genset longgar jadi pada saat start dinyalakan, dynamo starter menarik arus yang besar dan karena kabelnya longgar dan arus yang kelewat besar sehingga bisa terjadi ledakan. Tindakan pencegahannya adalah selalu menyalakan genset selalu cek kekencangan kabel konektornya dan selalu kencangkan baut-baut sudah mengendor.



Jika dynamo starter sudah mengeluarkan suara yang tidak normal atau sudah susah dinyalakan berhati hatilah itu berarti dynamo anda bermasalah. Jika dipaksakan bisa mengakibatkan short sikuit, atau rotor yang sangat berat berputar yang mengakibatkan menarik arus yang sangat besar dan dapat berefek ke accu sampai meledak.

Komponen accu tidak dirawat secara rutin, seperti airnya kurang atau bak airnya accunya membengkak karena tidak dikontrol airnya. Maka selalu lakukan control terhadap permukaan air accunya.

Accu yang sudah lama  dapat menyebabkan kualitas sel sel accu menjadi jelek, dapat menyebabkan ledakan pada saat genset di start. Maka jika umur accu sudah mencapai 2 tahun disarankan diganti.

Overheating karena charger yang bermasalah pada sel sel accu juga bisa menjadi penyebab terjadinya ledakan.  Maka dari itu jika sudah tidak dipakai matikan chargernya nyalakan kembali pada saat dibutuhkan, kecuali jika genset memang dinyalakan selama 24 jam maka perlu perlu diberikan pengawasan khusus.





Genset ini dirancang dengan pertimbangan yang tinggi terhadap segi keamanan. Bagaimanapun juga keamanan dan efisiensi dalam pengoperasian akan dapat diperoleh jika memperhatikan petunjuk-petunjuk berikut ini.
  • 1. Mengoperasikan dengan benar
Jalankan mesin sesuai petunjuk yang diberikan dalam buku petunjuk pengoperasian genset. Jangan menjalankan mesin jika tidak mengetahui dengan baik perihal pengoperasian genset. Pastikan bahwa operator genset mengetahui cara-cara pengoperasian yang benar. Berilah penjelasan yang detail sesuai dengan buku petunjuk.
  • 2. Jauhkan genset dari tempat yang basah
Menjalankan genset di tempat yang langsung terkena hujan, lembab atau genangan air dapat beresiko untuk terjadinya sengatan listrik. Dianjurkan untuk memasang grounding pada genset dan beban serta memberikan atap pelindung.
  • 3. Peletakan genset
Genset harus diletakkan di tempat yang permukaannya rata atau di atas pondasi yang kuat dan tidak labil. Pondasi yang tidak kuat bisa menyebabkan kerusakan genset.
  • 4. Jagalah kebersihan genset
Genset harus dijaga dengan baik dan anggaplah sebagai partner dalam bisnis anda. Rawatlah genset anda agar selalu tampak bersih. Jangan biarkan kebocoran-kebocoran yang terjadi berlangsung lama, dan bersihkan debu atau kotoran yang menempel di radiator. Jangan meletakkan barang-barang yang tidak penting di sekitar genset.
  • 5. Lakukan perawatan genset secara teratur
Rawatlah genset dengan baik dan ikuti petunjuk pada buku manual genset. Pakailah bahan bakar dan oli pelumas sesuai dengan yang disarankan pabrik pembuat mesin. Gantilah sparepart dengan memakai sparepart yang original agar genset anda dapat beroperasi dalam jangka waktu lama dan lancar.
  • 6. Perhatikan sirkulasi udara
Jika genset dioperasikan di dalam ruangan, maka harus dibuat ventilasi udara yang baik. Asap knalpot yang sangat beracun harus terbuang ke luar ruangan dengan baik. Jauhkan gas buang mesin dari manusia dan hewan piaraan.Udara panas dari radiator juga harus dikeluarkan langsung melalui ducting /cerobong dan tidak boleh ada aliran balik agar mesin tidak panas.
  • 7. Matikan mesin segera jika ada kejadian yang tidak normal
Jika genset diketahui beroperasi secara tidak wajar atau menunjukkan ketidaknormalan seperti getaran yang tinggi, suara yang kasar atau tersendatsendat maka segera matikan genset dan perbaiki masalahnya secepat mungkin.
  • 8. Merawat kabel-kabel instrumen dengan teratur
Kerusakan kabel-kabel instrumen dapat berakibat fatal dan dapat membahayakan manusia. Segera perbaiki atau ganti jika ditemukan ada kabel yang terkelupas, sambungan kabel yang kendor atau jika tercium bau kabel terbakar.
  • 9. Hindari beban lebih (overload)
Generator diberikan sebuah circuit breaker (MCCB) untuk pengaman beban lebih yang mana akan bekerja (trip) jika terjadi kelebihan beban. Jika hal ini terjadi maka harus dilakukan pengurangan beban sebelum menghidupkan genset kembali.
  • 10. Jangan sentuh terminal output
Jangan sentuh terminal output ketika genset beroperasi karena dapat menimbulkan sengatan listrik. Putuskan circuit breaker (MCCB) kalau akan melakukan pemasangan kabel power.
  • 11. Pasanglah kabel dengan baik dan benar
Kabel power harus terpasang dengan benar untuk menghindari hubungan singkat. Perhatikan petunjuk / kode pada stiker di terminal output. Kencangkan setiap kabel yang dipasang dan jangan sampai kendor karena bisa berbahaya.
  • 12. Hindarkan air terhadap bagian listrik
Jagalah jangan sampai air membasahi terminal output, kabel kontrol/ instrumen dan generator. Karena hal ini dapat menyebabkan hubung singkat.
  • 13. Hindarkan pipa knalpot dari air hujan
Pasanglah sambungan pipa elbow atau raincap untuk mencegah air hujan masuk ke dalam pipa knalpot. Buanglah air yang masuk ke knalpot secara rutin melalui drain plug di bagian bawah knalpot (genset silent type).
  • 14. Berhati-hatilah terhadap kebakaran
Bahan bakar dan minyak pelumas adalah bahan yang mudah terbakar. Jagalah jangan sampai minyak berceceran di sekitar genset. Jagalah kebersihan bagian dalam genset (lapisan peredam) karena mudah terbakar jika terkontaminasi minyak. Jauhkan genset dari lingkungan kerja yang banyak menggunakan api.

1 komentar: